Selasa, 16 Maret 2010

jeritan kawan

Kawan kini kita beranjak dewasa
lewati masa demi masa
kawan kau teman perjalanan istimewa
kawan kebersamaan ini
keluh kesah kau,aku dikala itu
bertempur dg waktu
kawan kau dan aku tak pernah sama
tak bs disamakan
kau adalah kau dg sisi hidupmu
aku akn tetap aku
kawan setiamu

andai ku mampu kan ku jaga slalu
terangkai sayap2 perjuangan
terpaku dlm kedamaian

kawan sesat semakin hebat
dekat tak mampu mengikat
terbatas ruang dan waktu

hamparan kisah antar kita
ku trima kau apa adanya
tersanding mesra
tak peduli apa yg terjadi
ku bangga punya dikau
ku haru dikala sendu menyapa

tak terasa,tak ku sangka
tahun berganti tahun
tak terdengar lg sendau guraumu
tak ku liat lg hempusan tawamu
mendung sudah auramu

ku ingat peristiwa itu
hampir renggutmu dr aku
merebut keindahan yg tercipta
iri akan aku dan kau

kau tetap kawanQ
tanpa pijakan pun kau tetap bagian hidupku
kesempurnaanmu bukan harga mati
ternganga ku liat senyummu
tersimpul manis dan lugu
kau tetap berjuang
kau tetap hibur aku
satu pintamu dan tak pernah ku ragu
tak ada tangisan sambutmu
haru akan pengorbanan
kenang stiap saat

tak t'dengar rintih
tak ada sedih

ku tau,dalam dan jauh
jeritan perihmu
slalu kudengar,,pahit ku rasa
dalam keterbatasan yg ada

kawan,kawanku stiap waktu
maut menjemputpun ku harap kerelaan
penghormatan t'akhir
kawan ku nanti dsini
kau,aku tetap ada meski tak nyata