Galau hatiku saat nada-nada cinta
Terucap dari bibirmu
Puing-puing hati mulai menyatu
Lautan peluh meluap sekejap
Mulut bagai pintu besi, terkunci ….RAPAT,,
Hanya ada sorot dan kerling mata
Yang tak kunjung padam
Sunyi di bawah kerjab rembulan
Kau tawarkan aku karcis dermaga hatimu
Kau ajak aku berlayar ke cakrawala dunia
Ku diamkan fikirku
Akan pengakuan cintamu
Setiap kata yang melukiskan rasa
Kata dari huruf-huruf tak bermakna
Laksana karang dihempas gelombang
Namun aku bunga yang tak tahu tangkainya…