Minggu, 30 Oktober 2011

Ratapan Hidup Sang Manusia Hina

Kini ku sesali masa laluku

Ku menangis di pojok surau

Meratapi nasib….

Menunggu takdir sang esa

Darah mengucur di pipi

Sebagai tanda mengingat Illahi

Terlantun nyanyian Illahi

Di tengah jeritan langit dan bumi

Tiada guna penyesalan kini

Secuil kebahagiaan pun lari

Hanya tinggal ratapan hati

Dan kesedihan selimuti diri