Kamis, 05 April 2012

galau di mendung pagi

mendengar kicau perkutut pagi
mengusik ketenangan dalam balut selimut
menabuh gendang telinga membangunkan tuannya

ku balas senyum terindah menyambut pagi
ku ucapkan "hai" dengan suara serak pada sang kekasih
membangunkan lewat hangat kecupku
bersambut peluk erat darinya
enggan lepas, menggenggam kasih dalam dekapnya
bercengkerama merangkai melodi kasih tanpa batas

perlahan ku dengarkan bisik hati yang sedang galau
galau dalam pagi berbalut mendung suram
bimbang antara kata hatiku dan hatimu
yang tak pernah bertemu dan mengikat jadi satu